MEKKAH–MADINAH — Perjalanan spiritual penuh haru tengah dijalani sebanyak 30 jamaah dari Pondok Pesantren Darussalam Pampang Kamulyan. Rombongan umrah tersebut dipimpin langsung oleh KH Toha Maksum, S.H., M.Pd., yang turut mendampingi jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Rombongan berangkat pada 7 September 2026 dan tiba di Arab Saudi pada 8 September 2026. Setibanya di Madinah, para jamaah kemudian menempati Hotel Andalus Assalam, yang berjarak sekitar 200 meter dari Masjid Nabawi.
Lokasi hotel yang relatif dekat dengan Masjid Nabawi menjadi salah satu kemudahan tersendiri bagi para jamaah. Selain dapat lebih mudah menuju masjid, hotel tersebut juga berada di kawasan yang berdekatan dengan Babussalam, salah satu pintu yang dikenal sebagai akses menuju kawasan Raudhah dan makam Rasulullah Muhammad SAW.
Di tempat mulia itu, rasa syukur dan haru seakan bercampur menjadi satu. Perjalanan yang telah ditempuh dari tanah air akhirnya mengantarkan para jamaah ke salah satu tempat yang selama ini mungkin hanya hadir dalam doa dan kerinduan.
Memasuki rangkaian kegiatan awal, para jamaah menjalani aktivitas ibadah hingga sekitar pukul 03.00 dini hari. Meski perjalanan panjang tentu menguras tenaga, semangat untuk beribadah justru terasa begitu kuat.
Hingga akhirnya, para jamaah dapat melaksanakan salat Subuh berjamaah dengan khusyuk dan khidmat di Madinah.
Suasana tersebut menjadi salah satu momen yang begitu bermakna. Di tengah kesunyian menjelang pagi, lantunan doa dan bacaan salat menjadi pengingat bahwa perjalanan ini bukan sekadar perjalanan dari satu negara ke negara lain, melainkan sebuah perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bagi para jamaah, setiap langkah menuju Masjid Nabawi memiliki cerita dan makna tersendiri. Ada doa yang telah lama dipanjatkan, ada kerinduan yang akhirnya terobati, serta ada harapan agar setiap ibadah yang dilakukan diterima dan menjadi jalan menuju keberkahan.
Di bawah pendampingan KH Toha Maksum, S.H., M.Pd., rombongan selanjutnya akan melanjutkan berbagai rangkaian kegiatan dan ibadah sesuai dengan jadwal yang telah dipersiapkan.
Perjalanan masih panjang. Namun, satu hal yang menjadi harapan bersama adalah agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar, penuh kekhusyukan, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Semoga 30 jamaah Ponpes Darussalam Pampang Kamulyan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan, serta keselamatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Dan ketika waktunya tiba untuk kembali ke tanah air, semoga mereka pulang bukan hanya membawa oleh-oleh dari Tanah Suci, tetapi juga membawa hati yang lebih tenang, iman yang semakin kuat, serta doa-doa yang telah dipanjatkan di tempat-tempat penuh keberkahan.
Semoga perjalanan umrah ini berjalan lancar hingga selesai dan seluruh jamaah kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan sehat, selamat, serta membawa predikat umrah yang mabrur dan mabruroh. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. (Red)