TULUNGAGUNG, 10 Oktober 2026 — Perwakilan masyarakat Desa Wonorejo bersama Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Panhis Yody Wirawan, S.H., M.Kn., pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Pertemuan berlangsung di Masjid Jabal Nur, Dusun Boro, Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung aspirasi terkait persoalan infrastruktur jalan yang selama ini dinilai belum mendapatkan penanganan memadai, khususnya pembangunan Jalan Lingkar Utara serta perbaikan jalan penghubung antardusun dan akses menuju makam di Dusun Jeruk.
MAS DANA: MASYARAKAT MEMBUTUHKAN LANGKAH NYATA, BUKAN SEKADAR JANJI
Acara diawali dengan sambutan Ketua Umum Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera, Rahmat Putra Perdana, S.Pd., S.T. (Mas Dana). Dalam penyampaiannya, Mas Dana meminta agar DPRD Kabupaten Tulungagung segera mendorong percepatan mekanisme dan koordinasi lintas pihak supaya persoalan Jalan Lingkar Utara dapat segera menemukan titik terang dan berlanjut pada realisasi pembangunan.
Menurut Mas Dana, persoalan infrastruktur di Desa Wonorejo tidak hanya menyangkut Jalan Lingkar Utara, tetapi juga kondisi jalan kabupaten dan desa yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia secara khusus menyoroti jalur di Dusun Jeruk menuju makam serta jalan penghubung antara Dusun Jeruk dan Dusun Boro. Jalur tersebut, menurut aspirasi yang disampaikan masyarakat, telah mengalami persoalan kerusakan sejak 2004 dan membutuhkan penanganan serius.
“Kami memohon kepada Bapak Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung agar membantu mempercepat mekanisme dan koordinasi untuk merealisasikan pembangunan Jalan Lingkar Utara. Kami juga berharap jalan menuju makam di Dusun Jeruk serta jalur penghubung Dusun Jeruk–Boro yang selama ini mengalami kerusakan segera mendapatkan perhatian dan penanganan nyata.”
Mas Dana menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan kebutuhan penting masyarakat, baik untuk mobilitas warga, kegiatan sosial, akses pelayanan publik, maupun mendukung pertumbuhan ekonomi desa.
Oleh karena itu, ia berharap aspirasi yang disampaikan tidak berhenti pada pertemuan dan peninjauan lapangan, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret sesuai kewenangan masing-masing pihak.
WAKIL KETUA DPRD TULUNGAGUNG SIAP BERKOORDINASI
Menanggapi aspirasi masyarakat, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Panhis Yody Wirawan, S.H., M.Kn., menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung dan Bupati Tulungagung terkait persoalan infrastruktur jalan di Desa Wonorejo.
Ia turut memperhatikan kondisi jalan yang disampaikan masyarakat dan menilai bahwa persoalan tersebut perlu mendapat perhatian mengingat kondisi sejumlah jalur dinilai jauh dari kata layak.
Komitmen koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong pembahasan lebih lanjut, termasuk menelusuri kewenangan penanganan, mekanisme penganggaran, serta kemungkinan percepatan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap koordinasi tersebut segera menghasilkan tindak lanjut yang jelas, terukur, dan dapat dipantau bersama. Hal ini penting agar persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan warga tidak terus berlarut-larut tanpa kepastian penyelesaian.
TINJAU TIGA TITIK, LIHAT LANGSUNG KONDISI JALAN
Setelah sambutan dan ramah tamah, Mas Dana bersama perwakilan masyarakat Wonorejo mengajak Panhis Yody Wirawan untuk meninjau langsung tiga titik lokasi berbeda yang menjadi perhatian warga.
Peninjauan dilakukan untuk memberikan gambaran nyata mengenai kondisi jalan di lapangan, sekaligus memperlihatkan medan yang harus dilalui masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan dokumentasi kegiatan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, rombongan berada di kawasan jalan tanpa nama di Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Kondisi jalan yang licin dan berpotensi membahayakan pengguna menjadi salah satu perhatian dalam peninjauan tersebut.
Melalui kunjungan lapangan ini, masyarakat berharap persoalan yang selama ini disampaikan dapat dipahami secara langsung oleh wakil rakyat sehingga pembahasan tindak lanjut memiliki dasar kondisi faktual di lapangan.
Meski demikian, realisasi pembangunan tetap memerlukan proses lanjutan, termasuk penentuan status dan kewenangan jalan, perencanaan teknis, ketersediaan anggaran, serta keputusan dari instansi yang bertanggung jawab.
JALAN LINGKAR UTARA DAN AKSES ANTARDUSUN MENUNGGU KEPASTIAN
Persoalan Jalan Lingkar Utara dan kerusakan jalan di wilayah Dusun Boro–Jeruk menjadi bagian dari aspirasi masyarakat Wonorejo yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Bagi masyarakat, jalan bukan sekadar sarana penghubung, melainkan infrastruktur dasar yang menentukan kelancaran aktivitas warga, keselamatan perjalanan, akses menuju fasilitas umum, dan perkembangan perekonomian desa.
Karena itu, masyarakat menginginkan adanya kejelasan mengenai tahapan penyelesaian, pihak yang bertanggung jawab, serta langkah yang akan ditempuh untuk mewujudkan pembangunan.
Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera bersama masyarakat Wonorejo berharap DPRD Kabupaten Tulungagung dapat menjalankan fungsi pengawasan dan koordinasinya secara optimal, sekaligus mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait agar memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan infrastruktur tersebut.
Aspirasi masyarakat perlu dijawab dengan tindak lanjut yang nyata, bukan hanya berhenti pada penyampaian keluhan.
MAS DANA APRESIASI KEBERSAMAAN MASYARAKAT WONOREJO
Setelah seluruh rangkaian kegiatan dan peninjauan lapangan selesai, masyarakat Wonorejo bersama Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera mengakhiri kegiatan dengan menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Panhis Yody Wirawan, atas kesediaannya hadir dan melihat langsung kondisi jalan yang menjadi aspirasi masyarakat.
Mas Dana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, menjaga kebersamaan, dan menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Ia berharap kekompakan masyarakat Wonorejo tetap terjaga dalam memperjuangkan kepentingan bersama melalui cara-cara yang santun, tertib, dan bertanggung jawab.
Menurut semangat yang dibangun Lembaga 212, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan memperjuangkan kebutuhan publik. Aspirasi tersebut hendaknya disampaikan secara jelas, berdasarkan fakta, serta disertai semangat persatuan dan kepedulian terhadap pembangunan desa.
PENUTUP: KAWAL ASPIRASI SAMPAI ADA REALISASI
Kunjungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi percepatan penanganan persoalan infrastruktur jalan di Desa Wonorejo.
Namun, masyarakat tetap menantikan tindak lanjut dari koordinasi yang telah disampaikan, terutama terkait Jalan Lingkar Utara, akses menuju makam di Dusun Jeruk, serta jalan penghubung Dusun Jeruk–Boro.
Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera bersama masyarakat Wonorejo berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi secara konstruktif, terbuka, dan bertanggung jawab demi terwujudnya infrastruktur yang layak serta kesejahteraan masyarakat.
Sebab pembangunan yang berpihak kepada rakyat harus dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
SALAM 212!
LORO SIJI LORO — RAKYAT MAKMUR SEJAHTERA
Keterangan Pers: Lembaga 212 Loro Siji Loro Rakyat Makmur Sejahtera
Ketua Umum: Rahmat Putra Perdana, S.Pd., S.T. (Mas Dana)
Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung
Sabtu, 10 Oktober 2026
Catatan redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan kronologi dan keterangan yang disampaikan penyelenggara kegiatan. Untuk menjaga akurasi pemberitaan, pernyataan langsung dalam tanda kutip sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada narasumber sebelum diterbitkan sebagai kutipan verbatim. Status jalan, riwayat kerusakan sejak 2004, dan tindak lanjut rencana pembangunan perlu diverifikasi kepada instansi terkait. (Bw)